SELAMAT DATANG DI BLOG MTsN 1 MURUNG RAYA. Alamat sekolah : Jl. KH.Ahmad Dahlan No.03 Kec.Murung Kab. Murung Raya 73911. email :mtsnmurung@gmail.com

Search This Blog

Sunday, June 3, 2018

MTsN 1 Mura Targetkan Terima 130 Siswa Baru

Puruk Cahu (Inmas) Keterbatasan jumlah ruang kelas membuat MTs Negeri 1 Murung Raya (Mura) hanya membuka kuota bagi 130 siswa baru. Untuk memilih calon siswa baru yang akan diterima, madrasah setempat bakal menggelar seleksi pada seluruh pendaftar.

Pendaftaran siswa baru telah dibuka sejak 21 Mei silam, dan berakhir pada 26 Mei mendatang. Ratusan pendaftar telah mengambil formulir pendaftaran di madrasah yang berada di Jalan KH. Ahmad Dahlan itu.

Persyaratan pendaftaran yang diminta di antaranya mengisi formulir pendaftaran, menyerahkan fotocopy kartu tanda ujian sekolah, fotocopy raport kelas VI semester 1, dan fotocopy sertifikat atau piagam penghargaan/prestasi akademik.

"Tes masuk akan dilaksanakan pada 30 Mei 2018, meliputi tes kemampuan umum, kemampuan agama dan kemampuan membaca Al-Qur`an. Siswa baru yang diterima akan diumumkan pada 31 Mei 2018," ujar Hj Cahyati, Kepala MTsN 1 Mura, Rabu (23/5).

Siswa baru yang diterima harus melakukan daftar ulang pada 4 Juni sampai 6 Juni. Selanjutnya, mereka wajib menjalani masa ta’aruf siswa madrasah yang dimulai pada 11 Juli.

“Antusias pendaftar saya lihat sangat besar,” aku Hj. Cahyati. (BS)

Tuesday, May 8, 2018

Sosialisasikan Bahaya Rokok, dr. Vidi: Semua di Rokok adalah Racun

Puruk Cahu (Inmas) Tim Puskesmas Murung belum lama tadi menggelar sosialisasi bahayan merokok di MTs Negeri 1 Murung Raya (Mura). Di hadapan siswa kelas VII, dr. Vidi Ganda Wisnu mengatakan bahwa semua yang terkandung di dalam rokok adalah racun.

Dikatakan dr. Vidi, rokok mengandung ribuan zat radioaktif polonium-201, acetone –sebuah bahan yang terkandung di dalam cat, zat amonia yang digunakan untuk pembersih Toilet, pestisida, serta racun arsenik yang sangat berbahagia.

“Rokok juga mengeluarkan gas hidrogen sianida, 43 bahan yang yang memacu dan merangsang penyebab kanker dan jantung, serta zat tar dan nikotin yang dapat menyebabkan efek kecanduan," jelasnya

Di sisi lain, anggota tim Puskesmas H. Arifin menuturkan, survey oleh Yayasan Jantung Indonesia menunjukkan bahwa terdapat 77 persen pelajar Indonesia yang merokok. Alasan yang mendasar mengapa pelajar banyak yang merokok adalah karena pengaruh teman.
 “Olok-olok teman sebaya mereka yang mengatakan tidak jantan bila tidak merokok," kata H. Arifin.

“Pelajar kemudian merokok biar dikatakan modern, gaul dan eksis. Padahal merokok jelas menghisap ribuan bahan kimia berbahaya dan justru merugikan kesehatan dan ekonomi," imbuhnya.

Sementara personil tim lainnya Gian Kartika menambahkan, "Solusi agar tidak merokok adalah memiliki tekad yang kuat, serta menyadari bahwa rokok berbahaya bagi kesehatan. Kemudian banyak melakukan kegiatan positif olah raga, banyak minum air putih."

Di tempat yang sama Kepala MTsN 1 Mura Hj. Cahyati meminta agar para siswa  untuk tidak coba-coba merokok dan mengkonsumsi narkoba, karena itu sangat berbahaya baik bagi diri sendiri dan merusak masa depan.

Siswa MTsN 1 Mura Jalani Praktik Memasak

Puruk Cahu (Inmas) Puluhan siswa-siswi kelas IX MTs Negeri 1 Murung Raya (Mura) belum lama tadi menjalani praktik memasak. Mereka menyajikan aneka masakan khas Kalimantan Tengah dalam ujian praktik bidang studi Seni Budaya itu.

Peserta didik pada tiap kelas dibagi menjadi tiga kelompok. Setiap kelompok diberi tugas untuk memasak tertentu.

“Penilaian dilakukan oleh tim penilai yang diketuai kepala madrasah dan beranggotakan empat orang wakil kepala madrasah,” ujar Kepala MTsN 1 Mura Hj. Cahyati.

Aneka hidangan pembuka, hidangan pelengkap dan hidangan penutup serta berbagai macam minuman dan buah disajikan para siswa. Guru mata pelajaran Seni Budaya Ernilawati berharap praktik itu bisa memberikan pengalaman bagi siswa untuk mengetahui aneka masakan khas Kalimantan Tengah

"Mudah-mudahan siswa dapat memasak dan mengembangkan masakan khas daerah,” kata Ernilawati.

Sementara wakil tim penilai Nasrullah menuturkan, kriteria penilaian mencakup presentasi masakan, rasa, kebersihan, kandungan gizi dan cara penyajian yang yang baik.

MTsN 1 Mura Ganjar Pemenang Lomba Dengan Hadiah

Puruk Cahu (Inmas) Lomba kebersihan kelas di MTs Negeri 1 Murung Raya (Mura) akhirnya menemukan juaranya. Kelas VIIA dinyatakan sebagai juara pertama, disusul oleh kelas VIIIC, kelas IXA, kelas VIID, dan kelas VIIID sebagai peringkat di bawahnya.

Kepada para pemenang, MTsN 1 Mura menghadiahkan uang pembinaan, kipas angin, dan piagam. Kepala madrasah Hj. Cahyati berharap kebersihan kelas bisa dijaga meski tidak sedang lomba.

“Kebersihan kelas harus dijaga setiap hari, jangan ketika ada lomba saja,” pesan Hj. Cahyati.

Wakamad Kesiswaan Nasrullah mengaku lomba itu sebagai bentuk motivasi bagi para siswa untuk menciptakan lingkungan madrasah yang bersih. Dikatakan, kebersihan kelas menjadi fokus yang akan terus diperhatikan di MTsN 1 Mura.

“Selamat untuk kelas yang berhasil mendapatkan juara. Terus jaga kebersihan kelas masing-masing karena kebersihan merupakan bagian dari iman,” ujarnya.


Tuesday, April 24, 2018

Pecatur MTsN 1 Mura Rebut Dua Gelar Juara

Puruk Cahu (Inmas) Tim catur MTsN 1 Murung Raya (Mura) mengikuti turnamen catur antarpelajar se-Kabupaten Murung Raya pada 20–22 April silam di Stadion Mini Komplek Perkantoran Pemda Mura. Dua gelar juara berhasil diraih dari ajang tersebut.

Sebanyak 12 pecatur yang terdiri dari 9 siswa dan 3 siswi dikirimkan oleh MTsN 1 Mura ke turnamen itu. Mereka didampingi Wakamad Kesiswaan Nasrullah dan guru pembina Robby Anggoro.

“Ada dua gelar juara yang berhasil kami raih, yakni juara harapan satu dan juara harapan dua,” ucap Wakamad Kesiswaan Nasrullah, kemarin (23/4).

Dikatakan, gelar juara harapan pertama diraih Angelia Rahmah. Sedangkan juara harapan dua dipersembahkan oleh Ni’mah Fauziah.

“Dua gelar juara tersebut menunjukkan bahwa siswa madrasah kami memiliki potensi untuk menjadi pecatur muda yang mampu bersaing di lingkup kabupaten. Ini akan terus kami motivasi agar bakat yang dimiliki semakin berkembang,” beber guru pendamping, Robby Anggoro.

Monday, April 23, 2018

UNKP di MTsN 1 Mura Diikuti 136 Peserta


Puruk Cahu (Inmas) Ujian Nasional (UN) di MTs Negeri 1 Murung Raya (Mura) sebagai puncak rangkaian ujian akhir bagi siswa kelas IX telah dimulai pada Senin (23/4). Sebanyak 136 peserta didik mengikuti UN berbasis kertas dan pensil itu (UNKP).

Peserta ujian, jelas Kepala MTsN 1 Mura Hj. Cahyati, menempati tujuh rung ujian yang masing-masing diawasi oleh dua pengawas. Pengawas silang itu berasal dari SMP Muhammadiyah sebanyak 6 orang, SMPN Tanah Siang 5 orang dan SMPN 2 Murung 3 orang.

“Tahun ini adalah yang terakhir madrasah kami menggunakan kertas dan pensil dalam ujian nasional, karena insya Allah tahun depan menggunakan komputer,” kata Hj. Cahyati.

Kasi Pendidikan Islam Kantor Kemenag Mura Nina Narly ketika membuka UN di madrasah setempat mengatakan, siswa yang mengikuti ujian agar bisa mengatur waktu, disiplin dan berdo`a sehingga dimudahkan dalam menghadapi ujian nasioanal. Nina berharap UN di MTsN 1 Murung Raya berjalan tertib, aman dan lancar.

"Selamat berjuang menempuh Ujian Nasional, teguhkan hati, luruskan niat dan gantungkan harapan hanya kepada Allah SWT, sehingga diberi kemudahan  dalam menjawab soal ujian," pesan dia. (BS)

Thursday, April 12, 2018

H. Masrani Buka UAMBN MTsN 1 Mura

Puruk Cahu (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Murung Raya (Mura) H. Masrani belum lama tadi membuka Ujian Akhir Madrasah Bersandar Nasional (UAMBN) di MTsN 1 Murung Raya.
H Masrani meminta agar siswa yang mengikuti ujian menjaga kesehatanya selama pelaksanaan ujian berlangsung, karena jika tidak mengikuti UAMBN maka siswa tidak akan berhasil lulus dari madrasah.
“Belajarlah dengan baik, bersungguh-sungguh, cangkal dan gigih,” pesan H. Masrani, seraya menambahkan bahwa madrasah saat ini sudah menjadi sekolah yang diimpikan oleh masyarakat karena bisa diandalkan di tingkat nasional dan internasional.
“Semoga pelaksanaan UAMBN berjalan tertib, aman dan lancar,” harap H. Masrani.
Terpisah, Kepala MTsN 1 Murung Raya Hj Cahyati menjelaskan, UAMBN di madrasah setempat dilaksanakan selama 5 hari dengan jumlah peserta sebanyak 136 orang, yang terdiri dari 63 laki-laki dan 73 perempuan.