Search This Blog
Tuesday, June 14, 2022
Thursday, June 3, 2021
Thursday, June 4, 2020
Friday, May 15, 2020
Sunday, November 4, 2018
Puruk Cahu (Inmas) MTsN 1
Murung Raya (Mura) baru-baru lalu menggelar workshop Kurikulum 2013
(Kurtilas). Kegiatan yang diikuti seluruh guru madrasah setempat itu
bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pendidik.
Kepala Kankemenag Mura H.
Ahmadi menyebut kompetensi guru menjadi faktor penting dalam membentuk
guru profesional. Diperlukan sebuah terobosan untuk meningkatkan
kompetensi tersebut, dimulai pelatihan kepada guru.
Kemudian, imbuh H. Ahmad, etika
guru harus ditunjang dengan memberi contoh yang baik kepada anak didik,
menghargai potensi anak didik, memperhatikan serta sensitif terhadap
potensi anak didik. Kurtitas sendiri, kata Ahmadi, menekankan karakter
spiritual, sehingga peserta didik tidak hanya pintar dalam bidang
akademik, namun juga berakhlak mulia.
Kepala MTsN 1 Mura Hj. Cahyati
membenarkan bahwa workshop merupakan upaya madrasah mengembangkan
keprofesionalan pendidik dan merupakan salah satu upaya dalam
meningkatkan mutu dan kualitas belajar mengajar di madrasah setempat.
Menurut narasumber Nur
Ashfinawati, implementasi Kurtilas menekankan pada bagaimana cara guru
mencapai arah yang lebih baik dalam proses belajar mengajar. Seorang
pendidik harus fleksibel dalam memberikan materi pembelajaran sehingga
tidak monoton dan membuat anak cenderung bosan di dalam ruangan kelas.
“Kunci mengajar yang aktif,
kreatif, inovatif, efektif dan menyenangkan dengan pendekatan ilmiah
yakni dengan 5M, mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasikan
dan mengkomunikasikan,” jelas Nur. (BS)
Tuesday, October 30, 2018
Puruk Cahu (Inmas) Puluhan pengurus
Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) MTs Negeri 1 Murung Raya (Mura)
pada Selasa (30/10) dilantik. Pelantikan oleh kepala madrasah Hj.
Cahyati di halaman madrasah itu disaksikan seluruh siswa dan guru MTsN 1
Mura.
Hj. Cahyati meminta agar seluruh
pengurus OSIS bekerja dalam kerja tim yang padu dan kompak untuk
mewujudkan program kerjanya. Dia pun mengingatkan para pengurus untuk
mengabdi dengan penuh tanggung jawab.
“Ingat untuk saling membantu dan bekerja
sama. Jika ada permasalahan yang harus dipecahkan, selesaikan dengan
musyawarah,” pesan Hj. Cahyati.
Pengurus OSIS yang baru dipimpin oleh
Hardiman dan Dhea Syifa Amelia sebagai ketua dan wakil ketuanya. Hj.
Cahyati berharap keduanya bersama pengurus OSIS yang lain bisa membawa
madrasah itu menjadi semakin lebih baik.
“Kami berharap semoga pengurus OSIS bisa
menjalankan tugasnya dengan amanah, penuh pengabdian dan berakhlakul
karimah. Selamat bekerja untuk pengurus yang baru, semoga bisa membawa
nama madrasah menjadi lebih baik lagi," ujarnya.
Pelantikan pengurus OSIS ditandai dengan
penandatanganan berita acara dan pengucapan janji pengurus. Pelepasan
medali dari pengurus lama dan pengalungan kepada pengurus baru menjadi
penanda berpindahnya tanggung jawab kepengurusan organisasi itu. (BS)
Subscribe to:
Comments (Atom)






























